Mohon tunggu...
Sobar Harahap
Sobar Harahap Mohon Tunggu... Wiraswasta - Kebenaran harus disampaikan

Love your story

Selanjutnya

Tutup

Sosok

Gaya Boleh Beda, Pilihannya Tetap Ganjar

14 Januari 2023   13:20 Diperbarui: 14 Januari 2023   13:26 168
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumberfoto: relawan Ganjar

Belum lama ini Sampoerna Mild memasang baliho iklan terbarunya di pinggir-pinggir jalan. Tulisannya: Gaya Boleh Beda, Semuanya Tetap A Mild. Di bawah tulisan itu kemudian terlihat berbagai macam varian rokok Sampoerna Mild.

Iklan yang diusung Sampoerna Mild tampaknya memang selalu asik, paling beda dari yang lain. Salah satu slogannya yang masih membekas dalam ingatan adalah Bukan Basa-basi.

Baliho yang terbaru ini pun bagi saya juga menarik. Simpel dan elegan. Meski kalimatnya tak se-nyeleneh baliho sebelum-sebelumnya, namun dari sana saya justru bisa melihat pesan lain yang coba ditawarkan; yakni semangat keberagaman, semangat menghargai perbedaan.

Secara tak langsung Samporna Mild sedang mengingatkan kepada kita makna toleransi. Sesuatu yang kelihatannya mudah dikerjakan, tapi tak semua orang bisa menjalani. Penerimaan keberagaman memang masih belum semuanya bisa, termasuk dalam hal kerukunan beragama.

Buktinya masih kita saksikan peristiwa ketegangan antar umat beragama di tengah-tengah kita. Pada penghujung tahun 2022 kemarin, kita juga dihebohkan kericuhan penolakan pembangunan gereja di Cilegon.

Bahkan yang membuat salah satu panitia pembangunan gereja bernama Jamister Simanullang makin terpukul, adalah Wali Kota setempat yang turut ikut menandatangi petisi penolakan. Pada tahap ini, saya sulit membayangkan bagaimana perasaaan Jemister. Mungkin ia begitu getir, atau barangkali tak merasakan apa-apa lagi karena saking laranya.

Pilkada DKI Jakarta 2017 juga menjadi fragmen paling buruk dalam perjalanan kebhinekaan kita. Pesta demokrasi yang mestinya menyenangkan dan mencerdaskan justru jadi ladang teror dengan senjata agama.

Saya masih ingat cerita paman saya, bagaimana dia sekeluarga diancam terus menerus. Takut, was-was, acapkali menghantui. Sering ia didatangi orang, diancam keluarganya bakal diasingkan kalau pilih pemimpin yang bukan islam, hingga kelak jenazahnya tidak akan disholati.

Apakah ada jaminan bahwa peristiwa-peristiwa semacam itu tidak bakal meninggalkan dendam? Bukan saja sulit dilupakan, kejadian itu juga menorehkan luka yang sukar dikeringkan. Maka dari sanalah, iklan Sampoerna Mild menjadi begitu penting.

Mari kita andaikan Samporna Mild adalah sebuah keyakinan. Di dalamnya ada banyak nama, dari A Mild Reguler, Evolution, A Mild Mentol, hingga A Splash Capsule, rokok yang bisa dipencet dan memberikan rasa buah segar. Semua punya penggemarnya masing-masing. Semua punya pengikut yang militan.

Maka sangat tidak masuk akal jika kemudian kita malas berteman hanya karena kita beda selera rokok. Apalagi saling membenci. Agama, seperti halnya rokok, juga memberikan kenikmatan, rasa nyaman, hingga menghadirkan ketenangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosok Selengkapnya
Lihat Sosok Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone