Mohon tunggu...
CHEISA ALFII YUDHA NASRULLOH
CHEISA ALFII YUDHA NASRULLOH Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa - Universitas Airlangga - S1 Kedokteran Hewan

ADVENTURER

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Santri be Teacher and Leader of The World

25 Januari 2023   22:57 Diperbarui: 25 Januari 2023   23:05 26
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Santri adalah istilah yang umumnya merujuk kepada mereka yang mengikuti pendidikan agama islam di sebuah pondok pesantren. Biasanya santri tinggal di pondok pesantren sampai pendidikan mereka selesai. Banyak dari kita yang mengira bahwa santri hanyalah seseorang yang menempuh pendidikan di pondok pesantren, padahal secara lebih mendalam santri dididik dan dilatih agar menjadi seorang guru dan pemimpin dunia. Hal ini tidak berlebihan karena ketika seseorang berhasil menguasai ilmu dunia dan ilmu akhirat maka dia adalah sebaik-baiknya orang. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari hal tersebut. Lalu apa sebenarnya pengertian dari guru dan pemimpin?

Dalam KBBI guru adalah orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar. Dalam bahasa inggris, guru disebut juga teacher yang artinya pengajar. Dalam Guru Permendiknas no 74 tahun 2008 guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Jadi, guru adalah seseorang yang memiliki ilmu kemudian dia mengajarkan ilmunya kepada muridnya

Menurut Suradinata (1997:11) pemimpin adalah orang yang memimpin kelompok dua orang atau lebih, baik organisasi maupun keluarga. Menurut Modern Dictionary of Sociology, pemimpin adalah seseorang yang memiliki peranan atau posisi dominan dan berpengaruh dalam kelompoknya. Jadi dapat kita ambil kesimpulan pemimpin adalah orang yang memimpin suatu kelompok dan memiliki posisi dominan dan berpengaruh dalam kelompoknya.

Lalu apa saja alasan-alasan yang mendukung bahwa santri adalah calon guru dan pemimpin?

Santri diajarkan untuk memahami dan mengamalkan al quran dan al hadist. Tidak berhenti di situ, setelah mereka bisa memahami dan mengamalkannya maka mereka dijarkan untuk berbagi ilmunya. Berbagi ilmu di sini maksudnya mengajarkan kepada orang lain yang belum mengerti sehingga orang yang tadinya belum mengerti bisa jadi mengerti atau paham. Akhirnya terciptanya perpindahan ilmu terus menerus dari guru ke santri, santri ke muridnya,muridnya ke muridnya lagi dan seterusnya. Jika kita teliti lebih dalam,ilmu yang diajarkan oleh santri di pondok pesantren bukan hanya ilmu akhirat saja,tetapi juga ada ilmu dunia. Ilmu dunia yang diajarkan di pondok pesantren seperti ilmu politik,ekonomi,keluarga,matematika, dan lain-lain.

Alasan berikutnya adalah menjadi seorang santri berarti secara tidak langsung memposisikan dirinya sebagai seorang pemimpin. Hal ini karena santri kelak akan menjadi seorang pemimpin keagamaan di jamaahnya. Mereka insyaallah pasti akan diberi kesempatan untuk mengajar pengajian. Posisi mereka di sini adalah orang yang kaya ilmu dan akan banyak yang bertanya pada mereka tentang hukum ataupun dalil. Sehingga mereka adalah orang yang dijadikan panutan oleh jamaahnya. Jadi ketika kita mengedukasi pesantren, maka sebenarnya kita sedang mengedukasi grub of leader. 

Bisa dikatakan bahwa "Santri Be Teacher and Leader of The Word" bukan pernyataan yang salah. Hal ini telah diperkuat berdasarkan alasan-alasan di atas. Di mana santri diajarkan untuk mengamalkan ilmunya dan mengajarkan ilmunya sehingga ilmu dari pondok pesantren akan sambung menyambung ke generasi berikutnya. Kemudian yang perlu kita ingat adalah ketika kita mengedukasi sekolah konvensional, mungkin kita sedang mengedukasi tiga pemimpin dan sisanya pengikut, tetapi ketika mengedukasi pesantren maka kita sedang mengedukasi para pemimpin. Jika kita mampu memberi infiltrasi atau edukasi kepada santri baik ilmu dunia maupun akhirat maka bukan tidak mungkin kerja peradaban akan jauh lebih baik.

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone