Mohon tunggu...
Dwiroso Dwiroso
Dwiroso Dwiroso Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja freelancer

Laki-laki

Selanjutnya

Tutup

Diary

Renungan Selasa Pagi

24 Januari 2023   09:26 Diperbarui: 24 Januari 2023   09:35 67
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Renungan Selasa Pagi 

By. Dwiroso

Terkadang di kondisi tertentu kita menjadi merasa tidak dihargai, disayangi orang lain, ketika kita melakukan pengorbanan, jerih payah seolah hanya berhenti di diri sendiri, orang didekat kita bahkan orang lain tidak peduli dengan apa yang telah kita korbankan, yang kita jerih payah kan.

Tapi coba berfikir dan merenung barang sejenak, mengapa kita hanya memusat kan pada perhatian, kasih sayang, penghargaan hanya dari sumber manusia..? 

Apakah kita tidak merasa bahwa kita masih dalam genggaman perhatian, kasih sayang Tuhan..

Adakah dari hidup kita yang tidak terkait dengan Tuhan?

Adakah dari waktu dan aktifitas kita yang lepas dari perhatian Tuhan..

Apakah yang kita alami hari ke hari, baik ITU yang menurut kita baik atau tidak baik, suka atau duka, membahagiakan atau menyakitkan, menguntungkan atau merugikan, menggelinding begitu saja tanpa campur tangan Tuhan, Kasih sayang Tuhan...?

Sesungguh nya Tuhan yang menghadirkan dan menghidupkan kita, maka Tuhan yang akan bertanggung jawab atas kehadiran dan hidup kita.

Bentuk tanggung jawab Tuhan kepada kita :

Menurunkan petunjuk

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone