Mohon tunggu...
Dwiroso Dwiroso
Dwiroso Dwiroso Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja freelancer

Laki-laki

Selanjutnya

Tutup

Diary

Bangsa Pelupa

24 Januari 2023   11:29 Diperbarui: 24 Januari 2023   11:44 52
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Bangsa Pelupa

By. Dwiroso

Mengapa orang Indonesia mudah jadi pelupa, sebabnya karena seringnya dikondisikan ganti channel. 

Ibarat nonton TV kalau kita sering ganti channel, maka kita jadi tidak tuntas menyerap informasi dari tayangan yang disajikan, karena syarat untuk mengingat adalah perhatian. 

Jika perhatian sering di alihkan, maka substansi pesan yang harusnya bisa membekas dalam memori, menjadi tidak terserap . Bagian bagian yang krusial dari pesan atau peristiwa yang ditayangkan tidak didapat.

 Akhirnya yang nempel di ingatan hanya cover atau kulit nya, hanya yang nampak, sementara yang inti dari kehidupan adalah yang tidak nampak, yang seharusnya butuh perhatian yang mendalam justeru luput dilakukan.

Bangsa ini punya kebiasaan mengganti channel persoalan dengan pengalihan isu, sehingga bangsa tidak terdidik untuk memahami masalah secara mendalam dan tuntas. 

Alhasil tidak pernah ada kesan yang membekas. 

Tidak tersisa selain hal-hal dangkal yang membuat kita menjadi mudah melupakan hal hal yang paling prinsip dari sebuah persoalan yang menimpa bangsa ini...

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone