Mohon tunggu...
Dwiroso Dwiroso
Dwiroso Dwiroso Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja freelancer

Laki-laki

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Kepemimpinan dan Kekuasaan Politik dalam Perilaku Organisasi

26 Januari 2023   07:48 Diperbarui: 26 Januari 2023   07:57 66
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Kepemimpinan dan Kekuasaan Politik Dalam Perilaku Organisasi

Pengertian kepemimpinan menurut George R. Terry (1972:458) adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi. Sedangkan menurut Ralph M. Stogdill dalam Sutarto (1998:13) kepemimpinan adalah suatu proses mempengaruhi kegiatan-kegiatan sekelompok orang yang terorganisasi dalam usaha mereka menetapkan dan mencapai tujuan. 

Jadi kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi sebuah kelompok untuk mencapai suatu visi atau serangkaian tujuan tertentu yang ditetapkan. 

Seseorang bisa memperoleh peran pemimpin hanya karena posisinya dalam organisasi tersebut. Namun tidak semua pimpinan adalah manajer, demikian pula sebaliknya, tidak semua manajer adalah pemimpin. Hanya karena suatu organisasi memberikan hal-hak formal kepada manajernya, bukan jaminan bahwa mereka mampu memimpin dengan efektif.

Selanjutnya teori-teori kepemimpinan (leadership) diantaranya : teori sifat, teori perilaku, dan teori sumber daya kognitif. Sedangkan gaya kepemimpinan meliputi : gaya kepemimpinan otokratik, gaya kepemimpinan birokrasi, gaya kepemimpinan partisipasif, gaya kepemimpinan delegatif, gaya kepemimpinan transformasional, gaya kepemimpinan karismatik, gaya kepemimpinan situasional.

Kemudian apa saja fungsi kepemimpinan, diantaranya : pemimpin sebagai eksekutif (executive leader), pemimpin sebagai penengah, pemimpinan sebagai penganjur, pemimpin sebagai ahli, pemimpin diskusi.

Dalam kepemimpinan terhadap 2 hambatan yaitu : yang bersumber dari faktor internal dan faktor eksternal. 

Selanjutnya kekuasaan memiliki definisi (sebagaimana yang dikemukakan para ahli) diantaranya menurut Russel (1983) kekuasaan adalah konsep dasar dalam ilmu sosial, kekuasaan penting dalam kehidupan organisasi dan kekuasaan dalam organisasi terikat dengan status seseorang. 

Sedang menurut Riker (1964) beliau berpendapat bahwa perbedaan dalam kekuasaan benar-benar didasarkan pada perbedaan kausalitas (sebab akibat), kekuasaan adalah kemampuan untuk menggunakan pengaruh, sedangkan alasannya adalah penggunaan pengaruh yang sebenarnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone