Mohon tunggu...
Erinda Salma Imani
Erinda Salma Imani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Pendidikan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pengalaman Magang Mandiri di Unit Keuangan Politeknik Pelayaran Surabaya

26 Januari 2023   09:02 Diperbarui: 26 Januari 2023   09:07 58
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Kondisi dunia kerja di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang cukup pesat seiring dengan kebutuhan akan tenaga kerja yang siap dan terampil di dalam menghadapi permasalahan di bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut perguruan tinggi sebagai salah satu tempat yang menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkepribadian mandiri, dan memiliki kemampuan intelektual yang baik merasa terpanggil untuk semakin meningkatkan mutu mahasiswanya.

Sejalan dengan pemikiran tersebut Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sebagai institusi perguruan tinggi swasta di Indonesia berupaya mengembangkan sumber daya manusia yang profesional di bidangnya serta mampu merancang sistem terintegrasi yang bisa digunakan untuk menyelesaikan permasalahan. Guna menunjang terwujudnya komitmen dari perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kualitas unggul dan sesuai dengan standar kompetensi dunia kerja maka wawasan mahasiswa tentang dunia kerja sangat diperlukan.

Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menetapkan magang sebagai salah satu faktor pendukung kuliah yang ditempuh oleh mahasiswa program studi S1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Dengan kegiatan magang yang sesuai dengan spesifikasi yang diambil oleh masing-masing mahasiswa, diharapkan mahasiswa dapat belajar mengenai sistem kerja di lapangan secara langsung dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja tempat mereka melaksanakan kegiatan magang. Salah satu perusahaan yang dipilih penulis untuk melaksanakan magang mandiri ini adalah Politeknik Pelayaran Surabaya tepatnya di unit keuangan.

Subbagian keuangan mempunyai tugas pengelolaan keuangan serta penyusunan rencana, program, evaluasi dan pengelolaan.

Dalam subbagian keuangan ini terdapat 2 pengelola, yaitu :

  • Pengelola perencanaan keuangan mempunyai tugas menyusun rencana dan program kerja, mengkoordinasikan penyusunan rencana kerja dan anggaran, melaksanakan kebijakan umum dan teknis di bidang keuangan, melakukan monitoring dan evaluasi, dan mengkoordinasikan penyusunan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan.
  • Pengelola pelaksanaan anggaran mempunyai tugas menyiapkan bahan pertimbangan teknis penyusunan petunjuk pelaksanaan/operasional anggaran pendapatan dan belanja, menyiapkan bahan petunjuk pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja, menyiapkan bahan penyusunan revisi rencana anggaran pendapatan dan belanja termasuk pinjaman/hibah luar negeri, memantau dan pelaporan pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja, melaksanakan analisis dan evaluasi pelaksanaan kegiatan.      

Di sub bagian keuangan ini mereka membuat Rencana Belanja Anggaran (RBA), anggaran BLU (Badan layanan Umum) yang pencairannya hanya perlu ke Direktur, anggaran  RM (Rupiah Murni) yang pencairannya langsung ke KPPN, Laporan BLU dan RM, Laporan Belanja Honor sesuai Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), lalu membuat SSP PPh 21, PPh 22, PPh 23, PPN dan SPT Tahunan yang dipertanggungjawabkan ke Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Untuk perencanaannya membuat RKAKL yang dipertanggungjawabkan kepada Kantor Wilayah Jatim.

Pada bagian ini mencakup dari pencatatan hingga pelaporannya. Poltekpel Surabaya ini dibawah naungan Dinas Perhubungan sehingga ia tidak membayar PPh Badan karena sektor publik mereka menjadi pemungutnya.

Untuk bagian internal audit ada bagiannya sendiri yang bernama bagian SPI (satuan pemeriksaan intern).

Dari observasi dan wawancara kepada pegawai yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa kinerja perusahaan ini sudah baik, tidak ada perangkapan tugas setiap pegawai, lalu sistem kerja yang terotorisasi dan tersentral. Untuk laporan keuangan tahunan yang dihasilkanpun berupa Laporan Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Untuk aplikasi pencatatan dan pelaporannya menggunakan Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi (SAKTI).

Selain menjadi lembaga pendidikan perusahaan ini juga menyewakan asetnya yang dipegang oleh bagian kerja sama dan pengembangan usaha.

Selama kurang lebih 1 bulan melaksanakan magang penulis mendapatkan wawasan :

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone