Mohon tunggu...
EVRIDUS MANGUNG
EVRIDUS MANGUNG Mohon Tunggu... Guru - Pencari Makna

Berjalan terus karena masih diijinkan untuk hidup. Sambil mengambil makna dari setiap cerita. Bisikkan padaku bila ada kata yang salah dalam perjalanan ini. Tetapi adakah kata yang salah? Ataukah pikiran kita yang membuat kata jadi serba salah?

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Gelas Itu Telah Hilang

26 Januari 2023   12:25 Diperbarui: 26 Januari 2023   12:46 90
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kucari gelas unik yang kunaksir kemarin
Beberapa ruangan sudah digeledah
Namun sayang, gelas itu tidak kelihatan lagi hari ini
Dia telah menghilang

Kutanya kawan dari balik jendela
Kawan bertanya padaku: Untuk apa gelasnya, pak? Harus gelas yang kemarin?
Aku hanya tersenyum. Sebab aku hanya mau gelas itu

Aku teringat pada serat-serat lukisan yang bergantungan
Bibir halus mulut gelas itu
Wangi unik yang selalu saja menarik.
Air putih yang menempel di sana

Telinga tergelitik jika aku memukul dengan batang balpoint
Jiwa terpaut pada bunyinya
Kedengaran asyik
Meningkat selera
Menambah gairah

Siang ini begitu panas
Tetapi tidak dengan hatiku
Aku dahaga
Aku mau minum seteguk saja
Memukulkan balpoint ke dalam gelas
Merindukan bunyi bergaung dalam ruangan sunyi sepi

Gelas itu telah pergi
Meninggalkan aku di sini
Ingin melepas hasrat yang dahaga
Tetapi gelas itu hanya tinggal kenangan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone