Mohon tunggu...
Faiza Nabila
Faiza Nabila Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

people who like music and books

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Dampak K-Pop di Kalangan Pelajar Indonesia

26 Januari 2023   09:08 Diperbarui: 26 Januari 2023   09:17 107
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Oppa, saranghae" sudah banyak terdengar di kalangan remaja bahkan anak-anak. Belakangan  ini kecanduan akan K-Pop semakin merajalela di kalangan remaja hingga anak anak Indonesia, dimana pelajar tidak bisa menyaring setiap budaya yang masuk sehingga berimbas kepada dampak negative.

K-Pop adalah kepanjangan dari Korean pop (music pop korea) adalah jenis music popular yang berasal dari Korea Selatan, yang mempunyai unsur unik yaitu fashion dan music itu sendiri.

Di era globalisasi sekarang dengan kemajuan teknologi pesat membuat budaya asing sangat mudah masuk ke berbagai Negara, termasuk Indonesia. Budaya asing pasti membawa dampak terhadap budaya yang ada di Indonesia, hal ini tergantung setiap orang yang menyikapi setiap budaya yang masuk.

Banyak hal yang melatarbelakangi mengapa banyak orang yang terjerumus ke dalam K-Pop, khususnya kaum hawa.  Seperti music dengan tema yang beragam, dance, koreografi dan fashion yang stylish, Tidak hanya kaum hawa, beberapa pria juga menyukai music K-Pop dengan berbagai alasan yang berbeda-beda.

Selain K-Pop, K-Drama (Drama Korea) juga mencuri banyak perhatian sejumlah pelajar Indonesia. Ciri khas romantisme yang di tampilkan di drama korea menjadi alasan mengapa drama korea banyak diminati oleh remaja bahkan anak-anak.

Saat ini, budaya korea sudah merajalela di kalangan pelajar, banyak dari mereka mengikuti tren-tren korea, terutama dari segi music dan stylenya sehingga melupakan budayanya sendiri. Sehingga hah-hal tersebut membawa dampak dari segi positif dan segi negative.

Dampak Positif K-Pop

Dengan merebaknya virus demam korea bagi pelajar Indonesia, memicu minat pelajar untuk mempelajari bahasa asing, dengan kemampuan belajar bahasa asing mempermudah seseorang diterima di berbagai pekerjaan dan bahasa asing juga bermanfaat bagi pelajar apabila ingin melanjutkan jenjang pendidikan ke luar negeri, misalnya Korea Selatan.

Selain itu, dengan masuknya budaya K-Pop juga memberi keuntungan tersendiri terhadap perusahaan, keuntungan tersebut seperti menjual barang-barang yang berkenaan dengan K-Pop, seperti baju, alat-alat tulis, dan lain lainnya dengan memanfaatkan minat pelajar itu sendiri.

Dampak Negative  K-Pop

Dampak yang buruk bisa terjadi apabila para pelajar tidak mampu menyaring budaya asing yang masuk. Akibatnya banyak pelajar yang lebih mencintai budaya asing dari pada budayanya sendiri, sehingga membuat budayanya terabaikan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone