Mohon tunggu...
Firmanur Rohman
Firmanur Rohman Mohon Tunggu... Lainnya - Man jadda wajada - Barang siapa yang bersungguh-sungguh, ia akan berhasil

X-Banker, yang fokus di menulis, berwirausaha, dan sedikit belajar tentang investasi.

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Membangkitkan Semangat UKM Indonesia

25 Januari 2023   05:45 Diperbarui: 25 Januari 2023   05:48 88
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi (Pict:Infografis diolah)

Membangkitkan Semangat UKM Indonesia  -- Bergelut dengan para pengusaha kecil, khsusnya UKM (Usaha kecil dan menengah), apalagi sejak memutuskan resign dari perusahaan BUMN, baru kali ini saya mendengar kata-kata tersebut di atas. Kata-kata yang menunjukkan rasa hampir putus asa dan pertanyaan yang tidak bisa dijawab, dan pastinya semua pengusaha di seluruh Indonesia juga mengalami hal yag sama.

Begitu pula dengan saya, meskipun hanya seorang pelaku bisnis offline kecil-kecilan dan penggiat semangat di blog agar teman-teman harus memulai bisnis sejak dini dan memulai berinvestasi, melihat kondisi tersebut, hati saya sedikit terenyuh, bagaimana tidak? Mereka para pengusaha kecil adalah soko guru perekonomian Indonesia yang sebenarnya sangat tahan banting, dan tidak berharap dengan untung banyak. Berharap mendapatkan pendapatan agar bisa hidup dan memberikan sedikit hasil untuk anak istri di rumah saja bagi mereka sudah cukup.

Pandemi Covid-19 telah merubah segalanya semua sektor kehidupan terimbas akibat wabah pandemi ini, bahkan yang paling mengerikan adalah terdampaknya setor bisnis, khususnya UKM (Usaha kecil dan menengah). Yang paling banyak terjadi adalah lesunya transaksi yang menyebabkan turunnya semangat untuk menjalankan proses bisnis dan pada akhirnya akan berpengaruh pada kelangsungan ekonomi nasional.

Sudah menjadi hal yang jamak saat ini, meskipun pandemi sudah mereda, banyak sekali pengusaha besar yang memutuskan dan memilih untuk menutup usahanya, dikarenakan tidak adanya order atau membengkaknya biaya dibanding pendapatan, berbeda dengan sektor UKM yang tetap berjalan, hal ini disebabkan perbedaan orientasi tersebut.

UKM Sebagai Tonggak Keberlangsungan Bisnis dan Ekonomi Indonesia

Fakta dilapangan menunjukkan bahwa UKM adalah salah satu sektor usaha yang sangat kuat dan bertahan, hal ini bisa dilihat saat krisis moneter tahun 1997, meskipun mengalami penurunan dan sedikit terimbas, namun sektor ini tetap bertahan. Namun hal berbeda saat terjadi wabah pandemi Covid-19 ini, terjadi hal berbeda yang menjadikan kita semua harus fokus dan concern pada UKM, khususnya para pelaku usaha UKM dan berbagai kalangan agar ekonomi ini tetap berjalan dan bisa bertahan.

Mengambil informasi dari voaindonesia.com, hasil survey BPS yang dilakukan pada 34.558 pelaku usaha pada kurun waktu 10 sampai 26 Juli 2020, yang melibatkan responden yang terdiri atas 25.226 UKM, 6.821 UBM dan 2.482 usaha pertanian, menunjukkan bawah 84% UKM (Usaha kecil menengah) dan juga 82% UBM (Usaha besar menengah) mengalami penurunan pendapatan saat pandemi, bahkan tidak hanya mengalami penurunan usaha, 10,1% UKM dan 5% UBM diantaranya harus memilih berhenti beroperasional karena terdampak corona. Selain itu, 59,8% UKM dan 49,4% UBM masih tetap beroperasi normal di tengah pandemi, dan hanya sekitar 24% sampai dengan 28% yang mengurangi kapasitas kerjanya.

Berbicara tentang UKM, tentu saja berbicara tentang proses bisnis yang dilakukannya, dan volume usaha yang dilakukan pun juga tidak sebesar yang dibayangkan. Bagi kebanyakan pengusaha UKM, bisa bertahan dan memperoleh hasil, sudah menjadi hal luar biasa, kesabaran dan keyakinan bahwa pandemi ini segera berakhir menjadi modal yang bisa ditanamkan kepada mereka. Untuk itu dibutuhkan sedikit langkah sukses untuk bisa membantu agar usaha yag dijalankannya masih bisa berjalan, khususnya pada pemasaran, yang ujung-ujungnya adalah bisa memberikan eksekusi akhir yaitu penjualan suatu produk.

Semangat dan Langkah Efektif Membangkitkan Usaha Bagi UKM di Indonesia

Sebagai seseorang yang sudah berkecimpung dan masuk dalam dunia UKM hampir 6 tahun ini, banyak sekali pertanyaan yang disampaikan, khususnya untuk membangun dan membangkitkan semangat para pengusaha UKM yang tentunya hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi para pihak yang mengharapkan ekonomi Indonesia bisa kembali bangkit apalagi di tengah pandemi ini.

Untuk itu dibutuhkan pendekatan khusus dalam usaha membangkitkan kembali dunia usaha, khususnya UKM, tentunya dalam pendekatan akan berbeda disetiap pelaku UKM, antara lain:

  1. Untuk pengusaha baru yang baru membuka bisnis (baru resign dari pekerjaan sebelumnya) dan sudah kenal dunia digital.
  2. Pengusaha kecil yang belum kenal dunia digital. Para pelaku usaha ini pada intinya belum terlalu mengenal secara mendalam penggunaan teknologi, khususnya dunia digital untuk bisnis. Intinya adalah yang penting dapat untung dan uang, selesai.
  3. Pengusaha kecil yang mulai kenal dunia digital (hanya media sosial saja). Pada tingkatan ini, mereka akan berusaha mengupayakan agar usaha dan produknya bisa dikenal, meskipun dengan promosi ala kadarnya melalu media sosial yang dimilikinya.
  4. Pengusaha kecil yang sudah melakukan bisnis offline dan online.

Tentunya pendekatan untuk masing-masing pengusaha tersebut berbeda, dan hal inilah yang membedakan dalam membangkitkan semangat dan motivasi mereka, hal ini disebabkan cara pandang yang berbeda, sehingga langkah paling efektif adalah memberi contoh dengan bertindak langsung, setelah berhasil, mereka akan mengikuti apa yang menjadi harapan kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone