Mohon tunggu...
H.J. Hendra J.
H.J. Hendra J. Mohon Tunggu... Foto/Videografer - SonyaRuri

nggak sempat nulis

Selanjutnya

Tutup

Seni Pilihan

Manfaat Musik Tradisional Flores bagi Generasi Muda

9 Maret 2023   07:00 Diperbarui: 9 Maret 2023   06:57 231
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foi Doa, instrumen tradisional dari Sarasedu, Kab. Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur. Foto: Kaka Ited.

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, termasuk dalam hal musik tradisional. Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki musik tradisional yang kaya adalah di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Musik tradisional Flores memiliki ciri khas yang sangat kental dan unik, membuatnya menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat setempat.

Namun, tidak hanya sebagai sebuah kebanggaan, musik tradisional Flores juga memberikan manfaat besar bagi perkembangan karir musik generasi muda. Banyak anak muda di Flores yang masih ingat untuk memasukkan unsur musik tradisional dalam karya-karya gaya baru mereka, bahkan tertarik untuk memainkan instrumen tradisional beserta proses pembuatannya.

Salah satu manfaat utama dari mempelajari musik tradisional Flores adalah memberikan nilai budaya yang kuat. Setiap jenis musik tradisional Flores memiliki cerita dan filosofi yang unik, yang membawa makna penting dalam kehidupan masyarakat setempat. Salah satu contohnya adalah syair-syair lagu orang Ngadha, ketika mereka bernyanyi dan menari saat penutupan upacara adat Reba (perayaan tahun baru adat Suku Ngadha).

Selain memberikan nilai budaya, musik tradisional Flores juga dapat membantu perkembangan karir musik generasi muda. Dalam industri musik modern saat ini, tidak semua musisi dapat sukses dengan hanya mengandalkan musik yang mainstream. Sebagai alternatif, musik tradisional Flores dapat menjadi pilihan yang menarik bagi generasi muda untuk mengembangkan karir musik.

Banyak musisi yang berhasil menggabungkan unsur-unsur musik tradisional Flores dengan musik modern, sehingga menciptakan suatu jenis musik yang baru dan unik. Salah satu contoh fenomena yang paling menarik adalah popularitas lagu "Gemu Fa Mi Re" oleh Nyong Franco dari Maumere, yang bisa untuk mengiringi acara menari, sampai menjadi lagu senam (penulis sempat terkejut ketika suatu hari para tentara marinir di Cilandak melakukan senam menggunakan lagu ini), bahkan sampai di luar negeri.

Tidak hanya itu, memainkan musik tradisional Flores juga dapat membantu meningkatkan keterampilan musik generasi muda secara keseluruhan, apabila mereka belajar cara memainkan instrumennya. Contohnya adalah Foi Doa alias suling kembar, Sunding Tongkeng, atau Sasando yang bahkan sudah terkenal sampai ke mancanegara. Musisi yang mau belajar memainkan instrumen musik tradisional Flores saja kemungkinan sudah diharuskan memiliki keterampilan teknis yang baik, karena seringkali cukup sulit untuk dikuasai.

Musisi yang mau mempelajari instrumen musik tradisional juga harus memahami nada dan ritme yang khas dari instrumen itu, dan hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan mereka juga dalam memainkan musik modern. Selain itu, persepsi bermusik mereka akan menjadi lebih kaya akan wawasan, karena dihiasi oleh pola pikir para leluhur yang mungkin sudah terlupakan padahal sarat akan kearifan lokal dan bahkan rekam jejak masa lampau.

Sayangnya, tidak banyak generasi muda di Flores yang tertarik untuk mempelajari musik tradisional secara mendalam. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kurangnya minat terhadap musik tradisional, seperti masih kurangnya dukungan dari pemerintah yang signifikan dan kurangnya apresiasi dari masyarakat secara luas terhadap musik tradisional. Apalagi saat ini tren mudah sekali terpengaruh oleh musik-musik populer yang bermunculan melalui berbagai media sosial dan cepat sekali menjadi viral.

Untuk meningkatkan minat terhadap musik tradisional Flores, pemerintah dan masyarakat setempat bisa melakukan beberapa hal. Misalnya, pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih lagi dalam bentuk program-program pelatihan dan pengembangan untuk mempelajari musik tradisional Flores. Berbagai macam program pemerintah yang sudah atau pernah ada dan masih terus berlangsung, semakin didorong dengan kampanye positif melalui media sosial agar benar-benar tersampaikan di ruang netizen.

Tak kalah pentingnya adalah pelatihan khusus untuk bisa melakukan rekaman audiovisual yang baik, dalam rangka menyimpan jejak digital karya-karya baru dari generasi muda. Program-program seperti ini dapat membantu generasi muda untuk merasa lebih mudah dalam membuka diri terhadap kesadaran atau wawasan untuk mempelajari musik tradisional, tidak hanya di Flores saja. Karena keterampilan bertambah, pola pikir mereka pun diharapkan makin kaya dengan pengetahuan baru.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Seni Selengkapnya
Lihat Seni Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone