Mohon tunggu...
kartika dwi intan wulandari
kartika dwi intan wulandari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hanya seorang manusia yang suka dengan kegiatan pers

Selanjutnya

Tutup

Healthy

Tips Menjaga Kesehatan Mental Dalam Bermedia Sosial

25 Januari 2023   11:26 Diperbarui: 25 Januari 2023   11:59 72
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Dalam bermedia sosial kita pasti akan menemukan bermacam macam tipe manusia. Ada yang memiliki sifat baik, ramah, serta lembut, dan sebaliknya, tak jarang pula kita temui beberapa orang yang memiliki sifat buruk, kasar, serta menyebalkan. Media sosial merupakan wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan individu satu sama lain tanpa mengenal ruang dan waktu. 

Dikarenakan jangkauannya yang luas, maka bertemu dengan orang bersifat toxic merupakan suatu hal yang tidak dapat terelakkan. Sifat toxic tersebut dapat berakibat fatal hingga menghancurkan mental seseorang. Maka sebagai insan yang bijak, masyarakat harus mulai memahami cara mengatur diri agar tidak terbuai dengan teknologi media sosial sepenuhnya. Masyarakat juga harus memahami batasan batasan serta tata krama yang ada agar tidak menjadi tipe manusia toxic di media sosial. 

Kebanyakan tipe manusia toxic yang ada di media sosial bersembunyi dibalik akun anonim. Akunnya tidak memberikan identitas jelas penggunanya, kemudian menyebarkan komentar jahat pada orang orang tidak bersalah. Apabila korban tersebut terlena sepenuhnya dengan media sosial dan menggunakan hati seepnuhnya, maka dapat dipastikan mental korban dapat terguncang. Sebaliknya, apabila korban merupakan tipe manusia yang tidak mengambil hati atas komentar tersebut, maka komentar negatif akan berperan seolah bagai angin yang telah berlalu begitu saja. 

Sebagai tips untuk menjaga kesehatan mental dalam bermedia sosial, kita harus menjadi individu yang tidak menggunakan perasaan sepenuhnya saat bermain. Karena emosi pengguna ketika bermedia sosial dapat menjadi faktor utama yang mempengaruhi kesehatan mental masyarakat. Selain mengolah emosi, tiap individu juga harus dapat menjaga sifat serta etika yang berlaku. Karena dengan etika dan sifat yang buruk, maka individu tersebut dapat merusak mental seseorang. Masyarakat diajarkan harus saling mengasihi dan menghargai dalam bersosialisasi di dunia nyata. Maka kita harus dapat mencurahkan nilai nilai kebaikan dalam bermedia sosial jua. 

Setiap individu juga harus dapat mengatur durasi setiap harinya dalam bermedia sosial. Membatasi diri dapat menjadi tips terpenting yang harus dilakukan masyarakat agar kesehatan mentalnya tetap terjaga. Karena tanpa batasan kita akan jatuh semakin dalam terlena akan keindahan semu media sosial. Semakin dalam kita jatuh maka semakin beresiko pula kehancuran yang akan terjadi terhadap mental setiap individu. Kasus seperti ini sudah banyak terjadi diluaran sana, maka dari itu masyarakat dihimbau agar dapat mengatur serta memberikan batasan batasan yang tidak merugikan siapa pun. 

Kesehatan mental masing masing individu adalah yang utama, maka dari itu masing masing individu harus dapat menjaganya dengan hati hati. Masyarakat juga harus saling menghargai dan menjaga mental orang lain. Mari lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone