Mohon tunggu...
kavin vahlevi
kavin vahlevi Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Penggiat wisata alam dan kopi jalanan.

Selanjutnya

Tutup

Surabaya

Pembangunan Jalan Tol Gresik - Tuban yang Segera Terealisasikan

20 Desember 2022   19:31 Diperbarui: 21 Desember 2022   14:01 813
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Surabaya. Sumber ilustrasi: KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Dalam kehidupan ekonomi, kegiatan distribusi tidak hanya sekedar membagi-bagikan atau menyalurkan barang, tetapi mempunyai lingkup yang lebih luas dari itu. Kegiatan itu antara lain meliputi perdagangan, pengangkutan, penyimpanan dan seterusnya sampai barang tersebut diterima oleh konsumen dalam keadaan baik. Keadaan distribusi juga harus dibarengi dengan akses yang mudah, baik dan efisiensi, yang berguna mempersingkat waktu dan juga untuk memotong ongkos kirim suatu barang atau jasa.

Hal tersebut juga berkaitan dalam hubungan perekonomian antar daerah. Untuk memperlancar lajur suatu perekonomian daerah ke daerah lain diperlukan akses distribusi yang lancar dan bisa memberikan efisiensi waktu dalam suatu lajur distribusi antar daerah. Terdapat banyak akses yang bisa ditempuh, yaitu melalui udara, darat, dan melalui perairan. 

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai mensosialisasikan rencana pembangunan jalan tol yang melintasi sejumlah daerah yang ada di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Gresik -- Lamongan -- Tuban. Pihak PUPR bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan. Pihak PUPR melaksanakan konsultasi bersama secara publik di sebuah rumah makan yang berada di Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Lamongan. Pada Selasa (6/12/2022).

Tercatat ada di Kabupaten Lamongan 8 Kecamatan dan 40 Desa yang akan dilalui oleh jalan tol tersebut. Moh Nalikan selaku sekertaris daerah Kabupatan Lamongan mengatakan, selain mempermudah akses transportasi masyarakat, pembangunan jalan tol ini juga akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi. 

"Totalnya ada 8 Kecamatan dan 40 Desa yang akan dilintasi tol tersebut. Saat ini masih proses kajian dan perencanaan desain, setelah itu nanti baru akan dilaksanakan pembebasan lahan," kata Nalikan. Pemkab Lamongan mengusulkan agar nantinya ada tiga akses pintu masuk dan keluar tol di Lamongan, yakni di Kota Lamongan, Sukodadi, Paciran dan di Kecamatan Babat," katanya.

Tujuan utama dari pintu masuk dan keluar di sejumlah daerah yang ada di Kabupaten Lamongan itu untuk mempermudah akses ke kawasan wisata yang ada di Kabupaten Lamongan dan pusat perekonomian Kabupaten Lamongan. Pemkab  Lamongan juga mengusulkan untuk membangun sejumlah rest area yang diletakkan atau dipusatkan di daerah Kabupaten Lamongan. 

Semua itu untuk mendukung pertumbuhan perekonomian Kabupaten Lamongan yang terkenal dengan Kota yang kaya kan kuliner dan sejumlah produk UMKM-nya. "Jadi kami ingin disinggahi, dan memperkenalkan produk-produk UMKM serta semua potensi yang ada id Lamongan kepada pengguna jalan tol yang sedang melintas," ungkapnya.

Berikut sejumlah 40 Desa dari 8 kecamatan yang akan dilintasi jalan tol dalam rencana pembangunnya yang meliputi:

Kecamatan Glagah

  • Menganti
  • Began
  • Mendogo
  • Sudangan
  • Wangen
  • Bangkok

Kecamatan Deket

  • Dlangu
  • Sidomulyo
  • Deket
  • Dinoyo
  • Tukerto
  • Babatagung

Kecamatan Turi

  • Geger
  • Badurame
  • Karangwedoro
  • Turi
  • Keben
  • Tawangrejo
  • Balun
  • Kemlagigede
  • Tambakploso
  • Gedungboyountung

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Surabaya Selengkapnya
Lihat Surabaya Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone