Mohon tunggu...
Khoirulia Nurazizah
Khoirulia Nurazizah Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

suka jajan

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Peran Fisioterapi terhadap Penyakit Diabetes Mellitus Tipe 2

25 Januari 2023   23:40 Diperbarui: 25 Januari 2023   23:38 34
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Diabetes Millitus Tipe 2

Permasalahan kesehatan semakin meningkat setiap tahunnya baik di negara maju maupun
di negara berkembang, kurangnya aktivitas fisik, obesitas, pola makan, dan gaya hidup yang
tidak baik meningkatkan kontribusi terjadinya gangguan metabolisme.(Kaur et al., 2018) Salah
satu gangguan metabolisme yang cukup besar menjadi permasalahan kesehatan dan
mempengaruhi populasi masyarakat diseluruh dunia adalah Diabetes Melitus (DM) tipe 2 yang
umumnya memiliki implikasi kesehatan serius dan insiden yang terus meningkat dari hari ke
hari.(Al-lawati, 2017) DM tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan
kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau
penurunan fungsi insulin. DM tipe 2 merupakan penyakit metabolik menahun yang akan menimbulkan berbagai
gangguan dan komplikasi, salah satunya adalah gangguan keseimbangan. Untuk saat ini
gangguan keseimbangan lebih sering dikaitkan dengan Diabetes Perifer Neuropati (DPN).
Sebanyak 70% pasien DM dengan DPN mengalami penurunan keseimbangan. Namun, pasien
DM tipe 2 tanpa DPN pun juga menunjukan adanya penurunan stabilitas mediolateral dengan
ditemukannya spektrum kelainan rangsangan saraf yang terdapat di awal disfungsi aksonal
sebelum terjadinya pengembangan neuropati yang juga mengakibatkan terjadinya penurunan
keseimbangan. Diabetes melitus merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya
kerusakan pada pangkreas sehingga terjadi peningkatan gula darah atau
intensitas insulin yang menjadi suatu permasalahan pada kesehatan karena
menurunnya kualitas hidup manusia. Faktor risiko dari DM tipe 2 dibagi menjadi dua yaitu faktor risiko
yang tidak bisa di ubah dan faktor risiko yang bisa diubah dengan sistem
hidup yang sehat. Faktor risiko yang tidak bisa diubah yaitu riwayat keluarga
dan usia. Serta faktor risiko yang bisa diubah ialah pola hidup sehat seperti
makanan yang dikonsumsi, berat badan, aktivitas fisik, pola istirahat, tekanan
darah tinggi dan stress. Fisioterapi merupakan ilmu medis yang berhubungan dengan gerak
dan fungsi tubuh. Fisioterapis merupakan sebutan untuk seseorang yang
menjalankan profesi tersebut. Problematika fisioterapi kasus Diabetes Melitus Tipe 2 bagian
impairment yaitu adanya penurunan kekuatan otot tungkai dan adanya
peningkatan glukosa darah. Bagian functional limitation yaitu adanya
keterbatasan gerak pada otot-otot tungkai, seperti adanya kesulitan untuk
berjalan jauh.Adanya masalah disability pada penderita kasus ini yaitu pasien
mengalami keterbatasan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone