Mohon tunggu...
Anji Fathunaja
Anji Fathunaja Mohon Tunggu... Editor - guru

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Herbal Mengkudu "Pacein" SDN Banyuurip 2

16 Maret 2023   15:50 Diperbarui: 16 Maret 2023   15:52 83
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

INOVASI BUAH MENGKUDU

(MORINDA CITRIFOLIA)

  • LATAR BELAKANG
  • Salah satu Potensi SD Negeri Banyuurip 2 Turi adalah perikanan sehingga sekolah juga mengembangkan perikanan dengan adanya beberapa kolam ikan di belakang sekolah. Kolam tersebut digunakan untuk mengembangkan budidaya pemijahan ikan nila dan gurameh. Berdasarkan pengalaman kami tantangan terbesar dalam usaha pemijahan ikan ini selain pakan adalah adanya serangan penyakit jamur dan penyakit lainnya.

  • Berdasarkan permasalahan tersebut, mendorong kami untuk mencari solusi obat herbal untuk mengatasi penyakit yang sering menyerang ikan. Akhirnya, setelah melakukan beberapa ujicoba (trial and error), kami menemukan obat herbal dari buah mengkudu dan beberapa tambahan jahe serta kunyit untuk antibiotik yang telah kami olah menjadi jamu herbal untuk ikan.

  • MENGENAL BUAH MENGKUDU
  • Buah mengkudu (Morinda citrifolia) adalah buah yang berasal dari tanaman berbunga tropis yang tumbuh di wilayah Asia Tenggara, Australia, Polinesia, dan sebagian Afrika. Buah ini memiliki ukuran yang kecil hingga sedang, dengan kulit yang kasar dan berwarna hijau kekuningan hingga putih. Buah mengkudu memiliki daging buah yang lunak dan berair, serta biji kecil yang keras di dalamnya. Buah ini dikenal karena memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko penyakit jantung, dan membantu menurunkan tekanan darah. Selain dimakan langsung, buah mengkudu juga dapat dijadikan minuman, jus, atau ekstrak.

  • KANDUNGAN BUAH MENGKUDU
  • Buah mengkudu (Morinda citrifolia) mengandung berbagai zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang terdapat pada buah mengkudu:
  • Vitamin C: Buah mengkudu mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yang berperan sebagai antioksidan dan membantu menjaga kesehatan kulit.
  • Serat: Buah mengkudu mengandung serat yang dapat membantu mengatur sistem pencernaan dan menurunkan risiko diabetes.
  • Kalium: Buah mengkudu mengandung kalium yang tinggi, yang membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.
  • Flavonoid: Buah mengkudu mengandung flavonoid seperti quercetin, rutin, dan kempferol, yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
  • Skopoletin: Buah mengkudu mengandung skopoletin, senyawa yang diketahui memiliki sifat anti-inflamasi dan antispasmodik.
  • Xeronin: Buah mengkudu juga mengandung senyawa xeronin, yang dapat membantu meningkatkan produksi serotonin dan meningkatkan kualitas tidur.
  • Asam amino: Buah mengkudu mengandung beberapa asam amino yang penting untuk tubuh, termasuk arginin, glutamin, dan asam leusin.
  • Proxeronine: Buah mengkudu juga mengandung proxeronine, senyawa yang dapat membantu meningkatkan produksi xeronin dan meningkatkan kesehatan sel-sel tubuh.
  • HASIL INOVASI
  •  
  • Buah mengkudu memiliki sifat antimikroba dan antijamur karena mengandung senyawa-senyawa aktif seperti xanthone, flavonoid, tanin, dan terpenoid. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa-senyawa tersebut memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme, termasuk bakteri dan jamur. Contohnya, sebuah penelitian pada tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Pharmaceutical Biology menunjukkan bahwa ekstrak buah mengkudu memiliki aktivitas antimikroba yang kuat terhadap beberapa jenis bakteri, termasuk Staphylococcus aureus, Salmonella typhi, dan Escherichia coli. Sedangkan penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Microbiology pada tahun 2018 menunjukkan bahwa ekstrak buah mengkudu juga memiliki aktivitas antijamur yang efektif terhadap beberapa jenis jamur, termasuk Candida albicans dan Aspergillus fumigatus.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone