Mohon tunggu...
NAEHAN SIAHAAN
NAEHAN SIAHAAN Mohon Tunggu... Lainnya - NAEHAN SIAHAAN

Saya naehan berusia 9 tahun hobby melukis , bernyanyi , ballet, yoga, menulis, bermain alat musik piano dan biola

Selanjutnya

Tutup

Diary

Menjadi Pendengar yang Baik

24 Januari 2023   21:45 Diperbarui: 27 Januari 2023   08:53 52
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.


MENJADI PENDENGAR YANG BAIK

Mendengarkan dengan Telinga Hati  menggaris bawahi bahwa tindakan mendengarkan adalah fondasi utama yang sangat diperlukan dalam komunikasi manusia dan yang merupakan syarat untuk dialog sejati. Terkadang Kita  kehilangan kemampuan mendengarkan orang-orang di sekitar kita, baik dalam hubungan yang biasa sehari-hari maupun ketika memperdebatkan isu-isu terpenting dalam kehidupan masyarakat. Pada saat yang sama, mendengarkan mengalami perkembangan baru yang penting di bidang komunikasi dan informasi melalui berbagai podcast dan pesan audio yang meyakinkan kita bahwa mendengarkan tetap sangat esensial dalam komunikasi manusia."

Lebih dari itu, sebagai makhluk sosial, kita perlu menyadari bahwa kita hidup di tengah dunia bersama orang lain. Ketika kita berjumpa dan mau berbagi cerita dengan orang lain, hendaknya juga kita bersedia memberi diri dan meluangkan waktu untuk mendengarkan serta membiarkan sesama yang lain berbicara dan menyampaikan kisah hidupnya kepada kita. Penting sekali untuk mendengarkan sesama dengan hati terbuka, tidak hanya kisah kegembiraan dan pengharapan, tetapi juga kesukaran dan keraguan, duka dan kesedihan sesama saudara-saudari yang berjalan bersama kita di tengah dunia. Berkaitan dengan itu.

Model komunikasi yang baik menciptakan semangat persatuan dan kerukunan. Lantas, untuk mewujudkan semangat persatuan yang didambakan itu, kita mestinya membuka hati, mau berdialog dan bersedia untuk saling mendengarkan satu sama lain. Kita harus memberi diri untuk mendengarkan, ketimbang hanya mau didengarkan. Bahwasanya untuk menjadi komunikator yang baik, kita perlu belajar untuk lebih banyak mendengarkan dan berdialog dari hati ke hati. Dan untuk memperoleh informasi yang efektif, kita mestinya memiliki kualitas pendengaran yang baik dan tidak tergesa-gesa.

Semoga kita  belajar menjadi pendengar yang hebat; untuk lebih banyak mendengarkan daripada hanya ingin didengarkan. Semoga dialog-dialog yang sedang kita bangun dan kembangkan di tengah dunia dewasa ini tidak berakhir pada sebuah monolog yang bising dan ingin menang sendiri. Semoga narasi-narasi berita yang kita wartakan sungguh-sungguh bersumber dari proses mendengar yang baik, bukan ditenun dari imajinasi dan narasi palsu yang menimbulkan luka dan kebimbangan.

Selamat Komunikasi  Sedunia.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone