Mohon tunggu...
Najwa Nursabrina
Najwa Nursabrina Mohon Tunggu... Mahasiswa - Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

menyanyi

Selanjutnya

Tutup

Metaverse

Beyond The World: Industri K-pop Produksi Konten Metaverse

1 November 2022   20:31 Diperbarui: 1 November 2022   20:35 347
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Metaverse. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Hai sobat! Tahukah Anda apa itu metaverse dan transformasi teknologi? Pada saat ini, Metaverse dan transformasi teknologi sering menjadi topik pembicaraan lho. Metaverse adalah bentuk transformasi digital, dan transformasi digital adalah proses penggunaan teknologi digital untuk membawa perubahan besar dalam setiap aspek kehidupan untuk memenuhi kebutuhan dengan lebih cepat, lebih mudah, dan lebih praktis.

Kata metaverse awalnya diciptakan dalam sebuah novel tahun 1992 berjudul Snow Crash oleh Neal Stephenson. Ini mengacu pada lingkungan internet yang dirasakan dalam tiga dimensi, juga dikenal sebagai 3DMetaverse. Istilah metaverse baru dalam kehidupan, tetapi itu bukan ide baru yang radikal. Metaverse adalah dunia virtual tempat orang dapat menjelajahi dan membuat avatar. Orang-orang dapat berinteraksi satu sama lain melalui dunia ini.

Metaverse mengacu pada realitas virtual yang ada di luar realitas. Ini adalah kata majemuk dari "meta", yang berarti transendensi dan virtualitas, dan "semesta", yang berarti dunia dan alam semesta. Metaverse adalah awal baru untuk menciptakan sesuatu yang baru, seperti hari-hari awal Internet. 

Setelah konsep metaverse muncul, upaya dan penelitian ekstensif dilakukan untuk membuat metaverse menjadi kenyataan. Metaverse sebagai lapisan antara Anda dan kenyataan. Metaverse mengacu pada dunia bersama virtual 3 dimensi di mana semua aktivitas dapat dilakukan dengan bantuan layanan augmented dan virtual reality

Metaverse adalah sebuah realitas virtual 3 dimensi yang memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih nyata antar pengguna. Interaksi yang terjadi dalam metaverse memungkinkan orang untuk melakukan pekerjaan, belajar, berbelanja, berkarya, dan lain sebagainya, melalui realitas virtual ini.

Pengalaman yang lebih nyata itu dimungkinkan salah satunya karena adanya teknologi Augmented Reality (AG) yang memungkinkan terjadinya penggabungan secara real-time  konten digital dengan dunia nyata. dapat saling terhubung, dapat berkomunikasi, bekerja, bermain, berinteraksi, melakukan berbagai aktivitas, sampai bertransaksi layaknya di dunia nyata.

Dalam konteks ini, berbagai teknologi terus dikembangkan untuk menghasilkan rangsangan yang dapat membuat pengalaman di dunia maya lebih realistis. Rangsangan yang dapat membuat pengalaman kita di dunia maya menjadi lebih realistis tentunya adalah rangsangan visual, suara dan input sensorik. Semakin dekat kita dengan rangsangan yang dihasilkan dalam pengalaman dunia maya kita, semakin nyata pengalaman kita tentang mereka.

Dalam penerapan Metaverse, semakin banyak proyek/grup Metaverse bermunculan di industri K-pop, dan semakin banyak perusahaan yang tertarik dengan konsep Metaverse. 

Contoh grup yang terkenal adalah agensi besar yang berbasis di Korea Selatan yaitu SM Entertainment yang melakukan pengembangan metaverse di studionya, Studio Kwangya, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam teknologi produksi konten metaverse, mengerjakan produksi VFX, produksi VR, dan banyak lagi.

Salah satu Grup SM Entertainmet yaitu, Grup Aespa atau yang akan memperkenalkan konsep metaverse dalam pidatonya di United Nations 2022 High-Level Political Forum (Forum Politik Tingkat Tinggi PBB) di New York. Aespa membuka forum internasional tersebut, sembari memberikan pidato tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan lewat metaverse. 

Ini merupakan kali kedua grup vokal K-pop membuka acara PBB. secara khusus menarik perhatian publik sebagai alat perantara untuk mempersiapkan perwujudan video konten kolaborasi dari brand 'CAWMAN' bahkan SM Entertainment telah mencoba konsep metavers ini pada salah satu girl group di bawah naungannya, yaitu Aespa, yang diperkenalkan sebagai grup dengan virtual counterparts.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone