Mohon tunggu...
Natasha Elizabeth
Natasha Elizabeth Mohon Tunggu... Lainnya - Belum bekerja

kpop, Drakor, Makanan,

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Tentang Aku Kamu dan Dia

26 Januari 2023   12:10 Diperbarui: 26 Januari 2023   12:23 45
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tentang Aku, Kamu dan Dia 

Cerita ini tentang aku, kamu dan dia. Aku yang selalu mengagumimu sejak kelas sepuluh. Dia yang tak kusangka akan merebutmu dariku, dan Kamu yang tak bisa kulupakan sampai sekarang. Aku termenung di sudut kamarku, meratapi semua hal yang sudah terlambat. Ya,aku sudah terlambat untuk memilikimu, menyentuhmu dan memahamimu.

Kisah ini dimulai beberapa tahun lalu. Kala itu, aku mengikutimu dan mengagumimu diam-diam. Tak kusangka kau akan menganggapku. Kamu memberiku senyuman hangat dan salam sapa. Aku mengagumimu saat itu, mungkin sampai sekarang walaupun dia telah merebutmu dariku.

Kamu menyemangatiku dan selalu ada buatku. Aku mengikuti kegiatan sekolah karenamu dan mulai akrab dengan teman-teman karenamu juga. Kamu membuatku merasa bahagia. Harapan yang ku selalu tunggu-tunggu. Kamu selalu memperhatikanku layaknya aku seorang yang special buatmu.

Sejak hari itu, aku dan kamu kita menjadi layaknya kakak dan adik.Selalu bergantung pada satu dengan yang lain. Sayangnya, aku sempat menyukai temanmu ketika itu yang membuat perasaanku tak keruan.

Kamu menawarkan untuk mengantarku pulang, tapi selalu kutolak. Alasan yang sangat simple karena aku mengangapmu kakakku. Hanya kakak bukan lebih .Tapi kamu menganggapku lebih.

Kelas dua belas akhirnya tiba. Kamu menatapnya dengan binar yang baru. Hatiku berdegup kencang. Saat itu, aku menyukaimu. Suka adalah  hal yang lumrah untuk seorang gadis berumur tujuh belas tahun. Lebih kepada perasaan cinta yang kutunjukkan padamu.

Kesalahanku dan emosi labilkulah yang memisahkan kita. Membuat kamu bersama dia.Selalu aku kira kamu akan bersamaku. Melalui hari-hari terakhir di masa sekolah kita bersama.

Aku salah, aku telah menolakmu. Menolak semua cerita indah yang harusnya kita jenjang bersama. Membiarkanmu bahagia bersamanya. Bersamanya, bukan bersamaku. Aku senang, walaupun itu bukan diriku. Asal kamu bahagia.

Maafkan aku, dan jaga dia. Ternyata kamu memang bukan untukku tapi untuknya. Untuknya yang tidak tau apa-apa tentang kita. Untuknya yang bahkan tidak ada ketika kita mulai merajut asa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone