Mohon tunggu...
Neneng Uswatun Hasanah
Neneng Uswatun Hasanah Mohon Tunggu... Lainnya - Digital Marketing Enthusiast

seorang website dan digital marketing enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Pasar Indonesia Akan Dikuasai Brand Lokal di 2023

20 Januari 2023   11:59 Diperbarui: 20 Januari 2023   13:54 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Entrepreneur. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Jcomp

Tahun 2023 yang penuh dengan ketidakpastian situasi ekonomi, justru dinilai akan menjadi peluang baik bagi pelaku UMKM untuk menguasai pasar dalam negeri. Menurut Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, tahun 2023 menjadi momentum bagi brand lokal untuk menguasai pasar domestik.

Belum lagi karena pemerintah berkomitmen untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menjaga konsumsi rumah tangga tetap kuat pada tahun 2023. "Upaya menjaga perekonomian Indonesia tahun ini adalah dengan membeli dan mengonsumsi produk dalam negeri dan produk UMKM," ujar Teten.

Mendukung hal tersebut, dilansir dari blog Niagahoster, 93,3 persen masyarakat Indonesia terbukti lebih percaya dengan kualitas produk lokal. Bahkan cukup jauh jika dibandingkan dengan kepercayaan masyarakat Indonesia pada produk asing yaitu 71,5 persen.

Pemerintah juga membangun gedung Creative Center di berbagai daerah dengan harapan untuk mendorong usaha lokal, dan membantu mengembangkan serta memberdayakan usaha pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Mengakselerasi Adopsi Digital

Rantai pasok global yang terganggu di tahun 2023 ini menjadi kesempatan bagi UMKM dan bisnis lokal untuk mengambil alih pasar. Namun dengan persaingan yang semakin ketat, bisnis lokal harus menjangkau pasar Indonesia secara lebih luas dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital dan mengintegrasikan tiap channel.

Perubahan perilaku konsumen menjadi salah satu tuntutan bagi pebisnis dan UMKM untuk masuk ke ekosistem digital. Berdasarkan report dari We Are Social dan Hootsuite pada Oktober 2022, 55,8 persen pengguna internet mengunjungi dan bertransaksi di situs belanja online. Dengan 77 persen dari total masyarakat Indonesia yang sudah aktif menggunakan layanan internet, pebisnis dan UMKM pun harus mengakselerasi adopsi digital. 

Dari report dari We Are Social dan Hootsuite pula diketahui bahwa masyarakat Indonesia cenderung mencari tahu secara online mengenai brand, produk, dan layanan sebelum mereka melakukan pembelian. Presentasenya mencapai 67 persen, bahkan melebihi rata-rata global yang berada di angka 51,1 persen. Hal tersebut pun harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pebisnis dan pelaku UMKM.

Meningkatkan Promosi Menarik dan Online Presence

Ketika terpapar dengan berbagai pilihan brand lokal, calon pelanggan akan memilih untuk membeli produk dari bisnis yang dipromosikan dengan baik. Terutama jika bisnis bisa membuat calon konsumen merasa dekat dengan brand dan produk mereka melalui konten media sosial atau Google search.

Untuk bisa lebih dekat dengan calon pembeli dan menempatkannya sebagai 'teman', tentunya brand atau pebisnis harus menggunakan teknik promosi yang menarik dan tidak terkesan ambisius. "Teknik promosi menggunakan content marketing yang bersifat soft-selling lebih tepat untuk diterapkan. Baik itu konten produksi sendiri, maupun konten kolaborasi dengan influencer," kata Cemara Disa Winanda, Head of Creative Team Niagahoster.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone