Mohon tunggu...
Nurul Sukma
Nurul Sukma Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Hi there!

Selanjutnya

Tutup

Metaverse

Mengenal Metaverse, Kecanggihan Teknologi Berbasis 3D

9 Januari 2023   01:19 Diperbarui: 9 Januari 2023   01:29 114
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Metaverse. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi terjadi begitu pesat dalam 3 tahun belakang. Sejak pandemi Covid -- 19, manusia dituntut untuk melakukan perubahan di segala bidang aktivitas dan mengadaptasinya ke dalam bentuk online. Berkat kecanggihan teknologi dan kemampuan beradaptasi manusia, begitu banyak media komunikasi tercipta. Segala bentuk komunikasi kini bisa melalui tatap layar seperti online meeting

Namun, apakah kamu pernah membayangkan jika suatu saat akan ada teknologi baru yang dapat membuat kita masuk ke dunia virtual dan melakukan seluruh aktivitas di dalamnya? Menariknya, teknologi tersebut sudah ada sejak dalam dan saat ini masih terus dikembangkan dengan nama metaverse

Secara sederhana, metaverse berarti dunia dimana virtual dan realitas berinteraksi dan berevolusi bersama di ruang tak terbatas, dan seluruh kegiatan di dalamnya dilakukan untuk menciptakan nilai.

Konsep metaverse muncul pertama kali pada tahun 1992 oleh novelis Amerika, Neal Stephenson, dalam novel fiksi ilmiahnya yaitu Snow Crash. Dalam novel tersebut, dijelaskan bahwa istilah metaverse berasal dari kata Yunani. Meta yang berarti "melampaui" dan verse yang berarti "ruang". Istilah ini menggambarkan bagaimana media dan teknologi membentuk dunia yang kita alami.

Metaverse mengacu pada realitas virtual yang ada di luar realitas. Metaverse merupakan awal baru yang mengacu pada dunia virtual 3D dimana semua aktivitas dapat dilakukan dengan bantuan augmented reality dan virtual reality. Dalam metaverse, setiap individu memiliki avatar yang diidentifikasi dengan diri sejatinya. Avatar tersebut kemudian terlibat dalam kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya di dunia metaverse. Metaverse menunjukkan dunia dimana kehidupan sehari -- hari dapat dilakukan secara terpadu.

Ketika metaverse mulai diperkenalkan ke kehidupan sekarang dengan cepat, maka tak dipungkiri setiap aplikasinya menggunakan fitur komunikasi untuk memudahkan setiap individunya untuk berinteraksi.Saat ini terdapat beberapa aplikasi atau game yang sedikit menggambarkan cara kerja metaverse dengan konsep orang -- orang dapat membangun dunianya sendiri, dapat bekerjasama, dan saling berinteraksi satu sama lain.

Walaupun mengacu realitas virtual yang ada diluar  tentu metaverse memiliki batas -- batas antara realitas virtual dan dunia nyata. Metaverse berfokus pada identitas dan perilaku individu atau objek serta dibutuhkan teknologi dalam penyelesaiannya. Sebaliknya, realitas sesungguhnya berfokus pada pengguna dan dunia di sekitarnya.

 Meskipun begitu, metaverse tetap menjadi satu inovasi dan tren teknologi yang dapat memudahkan setiap individu dalam setiap lingkup kegiatannya, termasuk komunikasi. Jika terus dikembangkan, bisa saja puluhan dan ratusan perusahaan dapat berdiri dengan konsep perusahaan virtual. Mengingat perkembangan teknologi yang semakin cepat, tak bisa dipungkiri metaverse menjadi masa depan virtual yang terbilang cerah dan menjanjikan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone