Mohon tunggu...
Nanang B Setiawan
Nanang B Setiawan Mohon Tunggu... Dosen - nikmati yang tersaji

☆ pernah menjadi bankir ☆ dosen tidak tetap ☆ pelaku usaha ☆pernah menulis buku ajar "kewirausahaan dalam proyek, aspek dan prospek bisnis", juli 2020

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Membeli Properti Rumah Tapak Pertama, Kedua atau Ketiga

26 Januari 2023   09:56 Diperbarui: 30 Januari 2023   00:50 568
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi membeli rumah.| FREEPIK/JCOMP via Kompas.com

Bulan Januari sebagai pembuka tahun 2023 tentunya dengan harapan baru yang lebih baik.

Menjelang berakhirnya Januari 2023 bertepatan dengan bulan Rajab dalam penanggalan Hijriyah yang diyakini sebagai bulan baik untuk melangsungkan pernikahan sebab akan mendapatkan keberkahan, keselamatan, dan mendapatkan keturunan. Aamiin.

Sementara yang penulis bahas adalah pasca akad dan resepsi pernikahan diantara dua sejoli dan tentunya diantara dua keluarga. Karena tak mungkin sebuah keluarga baru terus menerus tinggal bersama dengan orangtua di pondok mertua (indah).

Waktu yang tepat untuk membeli rumah pertama bagi pasangan muda atau setidaknya pilih berinvestasi pada properti bukan lainnya apalagi mobil.

Bisa jadi merupakan rumah yang kedua, ketiga, dan seterusnya bagi beliau para senior kita yang telah mapan secara ekonomi. Yang bertujuan membelikan anak-anak maupun yang bertujuan untuk investasi jangka menengah dan panjang.

Kali ini penulis akan sedikit berbagi bagaimana "Membeli Properti Rumah Tapak Pertama, Kedua atau Ketiga" sesuai kondisi yang pernah penulis temui.

Meskipun perekonomian belum pulih seutuhnya namun beberapa kalangan sudah mulai melakukan aktivitas usahanya. Geliat properti sudah mulai terlihat dari beberapa kali transaksi jual beli rumah tapak, lahan siap bangun maupun apartement.

Seperti yang disampaikan Media Indonesia.com/ekonomi pada tanggal 28 November 2021 yang lalu dengan judul "Perekonomian Membaik, Sektor Properti Alami Peningkatan Penjualan".

Hampir tiga tahun sejak merebak pandemi global covid-19 melanda dunia, yang juga berdampak pada usaha properti sehingga mengalami koreksi hingga puluhan prosen.

Baca juga: Life Begin at 20

Penurunan tersebut lebih disebabkan oleh penundaan kalangan menengah keatas dalam membelanjakan uangnya terkhusus untuk pembelanjaan kepemilikian properti yang kedua, ketiga, dan seterusnya. Bukan karena daya beli yang tidak ada.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone