Mohon tunggu...
Raja Lubis
Raja Lubis Mohon Tunggu... Freelancer - Raja Lubis

Pecinta Musik dan Film Indonesia yang bercita-cita menjadi jurnalis dan entertainer namun malah tersesat di dunia informatika dan kini malah bekerja di perbankan. Ngeblog di rajalubis.com / rajasinema.com

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

Review Sakra, Alegori tentang Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

21 Januari 2023   09:21 Diperbarui: 22 Januari 2023   20:20 2118
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Apakah pengkhianatan berujug pada perpecahan?imdb.com

Rasanya dunia seakan runtuh, ketika tak ada satu pun makhluk di dunia ini yang percaya kepada kita.

Sebuah kejujuran akan menghasilkan kepercayaan. Sedari kecil kita senantiasa diajarkan lebih dulu untuk berbuat baik daripada menjadi pintar. Pepatah mengatakan pentingnya adab di atas ilmu. 

Dengan adab yang baik, kita akan mudah diterima di masyarakat. Bahkan bisa dikatakan adab yang baik adalah sebaik-baiknya teman. 

Bicara film, satu hal yang saya suka dari film China karena film tersebut senantiasa mengagungkan adab berdasarkan ajaran yang mereka percayai dalam film-filmnya.

Termasuk Sakra, film China terbaru yang juga menjunjung tinggi nilai-nilai welas asih.

Berawal dari fitnah

Mengambil latar pada kekuasaan Dinasti Song yang memerintah antara tahun 960 hingga 1279, Sakra berfokus pada satu karakter bernama Qiao Feng (Donnie Yen). Feng begitu orang menyebutnya, adalah seorang pemimpin dari Sekte Pengemis yang sangat dihormati di dunia seni bela diri.

Lebih sering orang menyebutnya sebagai Pahlawan Feng karena ia adalah seorang yang baik hati dan senantiasa menolong sesamanya.

Namun dalam suatu kesempatan pertemuan bersama anggota gengnya, ia dituduh sebagai seorang yang berasal dari bangsa Khitan. Tuduhan ini malah membuat ia dikucilkan oleh teman - teman dan pengikutnya.

Selain tuduhan terhadap asal-usulnya, ia juga difitnah telah membunuh tetua Sekte Pengemis, kedua orang tua angkatnya, dan guru spiritualnya.

Dan tidak ada satu pun dari anggota Sekte Pengemis yang percaya pada dirinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone