Mohon tunggu...
Resfin Alfian
Resfin Alfian Mohon Tunggu... Editor - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Saya adalah Seorang Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Hobi Saya Main Motor

Selanjutnya

Tutup

Metaverse

Metaverse Internet Untuk Masa Depan

21 November 2022   14:48 Diperbarui: 21 November 2022   15:02 234
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Metaverse. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Metaverse adalah dunia virtual 3D berisi avatar para penggunanya di dunia nyata. Di Metaverse, Anda bisa menjadi siapapun dan bertemu dengan pengguna lain dari seluruh dunia. Bisa dikatakan, Metaverse adalah bentuk selanjutnya dari media sosial. Anda bisa melakukan berbagai hal di Metaverse. Mulai dari bermain game , menonton konser, melakukan jual beli, bahkan bekerja. 

Merujuk pada definisinya, Metaverse sebenarnya bukan hal yang terlalu baru. Sebab, sudah banyak dijumpai game yang memungkinkan penggunanya membuat avatar dan berinteraksi di dunia maya. Pada permainan World of Warcraft dan The Sims misalnya, pengguna juga bisa membeli dan menjual barang-barang seperti layaknya di dunia nyata. Jika menengok lagi ke belakang, istilah Metaverse sendiri sebetulnya sudah digunakan dalam novel Snow Crash karangan Neal Stephenson tahun 1992. Metaverse adalah gambaran dunia maya masa depan yang berhasil menarik perhatian publik setelah disinggung oleh Mark Zuckerberg tahun lalu. 

Metaverse bekerja dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi Virtual Reality dan Augmented Reality yang semakin berkembang pesat. Karena Metaverse adalah gambaran internet masa depan, konsep ini berpotensi menjadi lahan bisnis baru yang sangat cocok bagi Anda pebisnis yang ingin mengembangkan usaha agar bisa menjangkau lebih banyak audiens. Melalui Metaverse, Anda dapat menjangkau siapa pun dari belahan dunia manapun. 

Tidak mengherankan jika Metaverse adalah incaran empuk para investor dan pebisnis yang ingin mendirikan usaha mereka di dalamnya. Tidak hanya berinteraksi dengan pengguna lainnya, Anda juga bisa berinvestasi dan mendapatkan uang melalui Metaverse. Salah satu caranya, dengan bermain game dan mendapatkan Metaverse Coin. Anda bisa menggunakan koin ini untuk membeli fitur atau produk lain yang ada di Metaverse.

Metaverse ini adalah gabungan dari elemen input visual, auditori, dan sensorik lainnya ke dalam pengaturan dunia nyata untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Pembuatan teknologi Metaverse ini terinspirasi dari novel ilmiah «Snow Crash» yang merujuk pada dunia internet. Dalam epilog cerita Snow Crash, Stevenson mengatakan ia belajar tentang Habitat, MMORPG awal yang menyerupai alam semesta.Virtual Reality adalah perangkat atau teknologi yang memungkinkan kita masuk ke dalam dunia metaverse. Proyek terbaru yang sedang digarap Facebook, berjuluk Nazare, saat ini sedang mengembangkan VR berupa kacamata dengan sebutan AR Glasses, yang akan lebih memudahkan lagi untuk masuk ke dunia metaverse.

Artificial Intelligence digunakan untuk mendukung metaverse dengan kecerdasan buatan setara manusia dalam pengoprasian dunia virtual yang sempurna. komunikasi dan membangun kehidupan sosial. Selain itu juga diperlukan cryptocurrency atau mata uang digital, serta teknologi yang mendukung proses pembayaran seperti PayPal, transaksi jual-beli, e-market, e-wallet, dsb. Banyak aktivitas belajar yang akan dimudahkan dengan adanya metaverse. Misalnya, perjalanan studi ke museum, perusahaan, industri, dsb akan lebih mudah dilakukan dengan hanya memasuki dunia virtual. Demikian juga dengan kerja praktek, penelitian, dan interview/wawancara. Secara sosial, metaverse memungkinkan kita bertemu dan berinteraksi dengan siapapun dari manapun dengan lebih mudah dan terjangkau. 

Dengan teknologi yang ada juga memungkinkan kita berbelanja, melakukan transaksi, menabung, dsb dengan menggunakan cryptocurrency. Kehadiran metaverse menjadi harapan baru bagi dunia teknologi dan kehidupan manusia di masa depan. Banyak hal dapat dimudahkan dengan adanya metaverse, namun demikan banyak juga hal yang harus dipersiapkan dengan matang untuk menghasilakn dunia virtual yang dapat memenuhi aktivitas dan kebutuhan manusia layaknya di dunia nyata. 

Tidak dapat dihindari bahwa ancaman seperti keamanan privasi, kecanduan teknologi, pengaruh terhadap kesehatan, juga mungkin membuat kita berpikir dua kali sebelum memasuki metaverse nanti. Untuk itu, penting bagi kita mengenal perkembangan teknologi seperti metaverse saat ini, dan mempersiapkan diri terhadap dunia baru yang akan datang nanti. Tahun depan pun diproyeksikan semakin banyaknya penggunaan yang muncul, keuangan terdesentralisasi berkembang. Kemudian metaverse dan NFT, yang menjadi representasi digital dari karya seni, musik, atau video dunia nyata, akan semakin populer, aset kripto diperkirakan akan naik nilainya lebih tinggi.

Pendiri Microsoft Bill Gates dalam blog pribadinya juga menuliskan bahwa ada beberapa perkembangan mengejutkan baru-baru ini terkait aktivitas digital. Dia juga menyinggung soal Metaverse, di mana dunia virtual itu disebut akan mengubah masa depan model pekerjaan, yang juga didorong oleh pandemi. 

Dalam penerapannya, metaverse ini bisa jadi semacam dunia digital yang diakses lewat VR atau saling berinteraksi lewat paduan digital kedalam dunia nyata menggunakan AR, seperti yang dilakukan Pokemon GO dan Minecraft Earth. Inti dari pengembangan ini adalah meningkatkan interaksi antar masyarakat dan bahkan kesempatan yang sama dalam mengubah keadaan sosioekonomi di dunia virtual tersebut, seperti yang dijelaskan oleh Tim Sweeney (CEO Pendiri Epic Games) yang juga sedang merencanakan metaverse mereka.

Dilansir dari Hybrid oleh Ellavie, Berbagai perusahaan besar selain Epic Games ikut andil seperti Microsoft, Nvidia, dan Apple, bahkan Mark Zuckerberg mengganti nama perusahaan Facebook menjadi Meta untuk mempersiapkan hal ini. Sementara di Asia menurut siliconera dan games.grid.id, Hololive mengumumkan akan menghadirkan metaverse mereka yaitu Holoearth sehingga para idol digital V-tuber dapat berinteraksi dengan penggemarnya serta miHoYo yang sebelumnya sukses dengan permainan Genshin Impact keluaran mereka, sedang mengembangkan dunia open-world digital berbasis metaverse yang ditarget akan selesai pada 2030. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone