Mohon tunggu...
Ririn Anggraeni
Ririn Anggraeni Mohon Tunggu... Guru - Aku adalah hujan yang pernah jatuh dipelupuk matamu

If i coudn't be pretty, i decided i would be smart. -Keren

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Januari yang Dingin

25 Januari 2023   23:02 Diperbarui: 25 Januari 2023   23:03 27
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Januari yang dingin ada kita yang saling menerka takdir 

Ada aku yang terus mengingini kau untuk menetap 

Namun, kau hanya menatap dalam ragu-ragu 

Selalu menyangka tentang sebuah salah di masa lalu 

Kecewa dan luka menyeruak memenuhi ruang didalam dada

Ingin rasanya melepas namun tak ingin lagi bertemu sendiri 

Jika bersama tak lebih baik dari memeluk sepi 

Mungkin sekali lagi akankah kita memilih sendiri?

Terimakasih untuk hujan sepanjang Januari ini

Membuat genangan diantara sudut mata Meninggalkan kenangan baru dalam luka yang sama

Musi Banyuasin, 25 Jan 2023

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone