Mohon tunggu...
Rizal Bagus Permana
Rizal Bagus Permana Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Desain Produk memperlihatkan yang selalu ingin mempelajari hal-hal baru yang menarik buat saya. Menurut saya, berkomunikasi melalui bahasa visual (baik via gambar maupun tulisan) lebih menyenangkan ketimbang secara lisan

Analisis dengan menggunakan sudut pandang komposisi pastikan terjadi secara nyata

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Akan Menjadikan Salah yang Dipenjarakan

25 Januari 2023   22:20 Diperbarui: 26 Januari 2023   12:41 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mencegah Korban Fitnah Kesalah Pahaman

Tidak lagi sehebat dulu itu terpaksa kini asli
Kurang tepat pakai benarkah engkau anggap
Gerak kecenderungan kebiasaan mencabut
Sifat kesalah pahaman niat seakan kerabat
Menolak peras keringat tidak sesuai ajakan
Kelihatan tidak sepantasnya perbaikan tidak

Sulit ditumbuhi dilakukan ini memihak letak
Tidak cukup diajarkan perlakuan kerja sama
Mutunya menyimpang berkata tidak sadar
Keadaan tidak mau lepas adakan tinggal situ
Bergerak lengkap lakukan mulai periksalah
Hanya sebelah atas fungsi amat itu menurut

Menyangkal dialah yang berhak urutan biasa
Belum sekalipun ada mengalami melupakan
Jadi berbuat keadaan susah ditambah susah
Ketetapan berasa paling disediakan berbeda
Seberat ini tidak akan diperoleh menyeluruh
Lihat pengerahan berubah keadaan kegiatan

Hanya membiasakan selalu tanggung jawab
Namun perlu menerima kenyataan diperbuat
Ketika beda arah tujuan perlu perbincangan
Tidak memberikan kini telah musnah dibagi
Menjadi urutan supaya tampak sesuka tidak
Tajam pikiran dikerjakan dengan kesukaran

Tingkah laku bagaimana cara yang dibuat
Mencapai jadi korban fitnah menimbulkan
Sesama pelaksanaan dijadikan komposisi
Mengolah berikan daya upaya yang menjadi
Jadi sebab menular pasangan urutan kerap
Memperbincangkan soal arah terbalik lurus

Menyekat kesalahan itu pilihan menyangkal
Ada salahnya tidak disamai menjadi dasar
Menemukan perantara tampak dari dikejar
Gerak bersembunyi sehingga tidak sanggup
Pertimbangan urut mengapa dengan terpikat
Dengan menempatkan hubungan lihat tidak

Mau sikap biasanya sadar menurut perintah
Akan kesalahan bagi menjadi luka jelaskan
Telah mengandung campuran tiap perbuatan
Gerakan beruntun itu selama mengherankan
Amat masih lebih baik itu menunggu tenang
Apa yang telah terjadi lagi berpengaruh tidak

Tentu urutan dalam urusan ada kepentingan
Terpenting putus itu tidak tepat dalam berisi
Tidak tetap pendirian kemampuan kerjakan
Perasaan biasanya sifat tergoda sepatutnya
Pengingkaran menentu mendapati tidak tahu
Malu nanti pasti ketahuan hindarilan dirimu

Dari berbuat terpancar merasa tidak senang
Sudah bila dekat selalu tengkar kesadaran
Akan batasnya terubah tidak lihat digerakan
Dengan jalan dicampur sehingga tidak benar
Tapi lagi yang dipercaya membatasi dialami
Dalam ketakutan itu mana dapat membayar

Urutan ada kerabat yang lebih muda paling
Sudah rusak perasaan berusaha mencegah
Pencemaran pengaruh berani lantaran benar
Masih ada sikap menentukan tujuan cukup
Jika lihat boleh ditinggalkan dipersalahkan
Kekuatan agar diberi jarang ada juga enak

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone