Mohon tunggu...
Siti Salma
Siti Salma Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiwa

Salah satu mahasiwa universitas pembangunan jaya, program studi desain produk.

Selanjutnya

Tutup

Seni

Plastisin sebagai Salah Satu Cara Mengembangkan Motorik Anak

11 Januari 2023   07:15 Diperbarui: 11 Januari 2023   07:16 65
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Seni. Sumber ilustrasi: Unsplash

Plastisin sangat membantu dalam membentuk motorik halus pada anak, karena plastisin merupakan langkah awal atau metode pembelajaran yang cukup seru dan menyenangkan bagi anak-anak.

Apa sih motorik itu ?
Motorik adalah suatu gerakan yang dilakukan tubuh atau biasa disebut proses kemampuan gerak. Motorik sendiri dibagi menjadi 2 yaitu motorik halus dan juga motorik kasar. Menurut Septiari (2012:15), motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan kemampuan fisik seperti otot-otot kecil, gerakan mata dan tangan. Contoh gerakan motorik halus yaitu menulis, menggambar, mewarnai, dan gerakan-gerakan tangan yang lain.

Menurut pendapat Hurlock Suyadi (2009:178), motorik halus merupakan meningkatnya kemampuan gerak tubuh yang melibatkan otot dan saraf. Gerak motorik halus seperti meremas kertas, merobek, dan lain sebagainya. Sedangkan motorik kasar diartikan sebagai gerakan tubuh yang menggunakan otot-otot besar. 

Gerakan motorik kasar ini seperti berjalan, berlari, dan gerakan tubuh lainnya. Menurut Fikriyati (2013), kemampuan motorik sangat erat dengan perkembangan terhadap pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan antara susunan saraf, otot, otak, dan spinal cord. Hal serupa juga dikemukakan oleh Gallahue (1989), bahwa kemampuan motorik kasar sangat berhubungan dengan kerja otot-otot besar pada tubuh manusia.

Kenapa motorik sangat penting bagi anak?

Pada saat anak memasuki umur sekitar empat tahun, ada perkembangan pada otak kecil yang berfungsi mengatur keseimbangan yang dapat mempengaruhi perkembangan motorik. Selain itu pada umur empat tahun juga terjadinya pertumbuhan pada serabut otot yang semakin tebal dan juga panjang. Terutama otot-otot yang terdapat pada tangan dan kaki berkembang dengan cepat dibandingkan di tempat-tempat lain yang ada dalam tubuh (Tagor, 2007:78).

Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 angka 14 menyatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan suatu upaya yang ditujukan kepada anak-anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak siap ketika memasuki pendidikan (Kemendiknas, 2009:1). 

Masa ini merupakan masa awal sebagai dasar pertama dalam mengembangkan kemampuan fisik motorik, kognitif, sosial emosional, konsep diri, kemandirian, seni, moral, dan nilai-nilai agama supaya pertumbuhan dan perkembangan anak tercapai secara maksimal (Permendikbud, No 137 Tahun 2014). Untuk mengembangkan motorik halus biasanya didukung dengan permainan agar anak tidak mudah bosan, salah satunya yaitu dengan cara bermain plastisin.

Plastisin adalah salah satu media yang dapat membantu perkembangan motorik halus pada anak. Media plastisin biasanya dilakukan sebagai metode pembelajaran untuk melatih motorik anak. Menurut Swartz (2005:p.59), mengatakan bahwa plastisin merupakan media yang digunakan untuk bermain bagi anak-anak. Plastisin memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memuaskan bagi anak-anak. 

Sedangkan menurut Well Mina Rochayah (2012:20), Pastisin/lilin malam juga termasuk clay atau tanah liat, biasanya mainan anak banyak dijual di toko dengan banyak warna dan mudah dibentuk. Plastisin sangat mudah digunakan karena merupakan barang lunak yang dapat dibentuk sesuai dengan imajinasi dan keinginan anak. Cara memainkan plastisin sangat mudah yaitu dengan cara menekan, menarik dan memilin sesuai keinginan.

Bermain plastisin memberikan banyak tujuan untuk meningkatkan motorik halus pada anak diantaranya anak bisa lebih kreatif, berimajinatif, dan lebih percaya diri dengan kemampuannya membuat suatu hal. Karena pembelajaran yang paling anak-anak sukai adalah melalui metode bermain maka metode plastisin sangat cocok untuk langkah awal perkembangan motorik halus pada anak. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Seni Selengkapnya
Lihat Seni Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone