Mohon tunggu...
Sultan Prakash P
Sultan Prakash P Mohon Tunggu... Guru - Mahasiswa/Calon guru

Hallo Guys, Welcome To My Artikel Saya adalah seorang Mahasiswa Uhamka Program Studi PGSD

Selanjutnya

Tutup

Metaverse

Pengertian Metaverse? Metaverse Dapat Mengubah Perdagangan Melalui Sosial Media

22 November 2022   08:58 Diperbarui: 22 November 2022   09:02 144
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Metaverse. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Memahami  Metaverse Dalam Dunia Perdagangan

Apasih Metaverse itu? Metaverse adalah sebuah konsep yang mendesain virtual serta memasukan alam dunia nyata kebagian dunia digital yang seakan-akan mereka akan hidup seperti di dunia nyata. Pada metaverse ini juga sangat memiliki keuntungan bagi rakyat seluruh dunia. Pada aplikasi games online pun sudah menerapkan konsep metaverse, seperti pada bagian pembukaan games online terdapat member idol korea yang seolah-olah mereka berada pada aplikasi games tersebut. Di Negara Indonesia pun metaverse ini dijadikan sebagai peluang bisnis baru yang dimana pada sector perbankan nasional seperti bank BUMN salah satu contohnya yaitu BRI. Nah, ada juga yang menjadikan metaverse ini sebagai ladang untuk perdagangan online lewat social media.

Perdagangan itu apa sih? Arti perdagangan itu adalah suatu kegiatan yang dimana ada transaksi jual beli serta tukar-menukar barang antara satu dengan yang lainnya. Pada perdagangan ini, kita bisa melakukan transaksi dengan negara lain. Dengan begitu, kita akan memperoleh keuntungan bagi kedua negara yang terlibat dalam perdagangan tersebut.

Adapun hasil Laporan Studi Khoros and Talkwalker. Nah, perusahaan Khoros bergerak pada customer engagement berbasis digital.  Sementara perusahaan Talkwalker itu bergerak pada suatu bidang deep listening and kecerdasan konsumen. Dari kedua perusahaan tersebut, baru saja merilis hasil laporan media social trends pada tahun 2023. Dengan demikian, hasil laporan ini diterbitkan setelah dari perusahaan Talkwalker and Khoros mengumumkan kemitraannya yang strategis dalam bidang manajemen social and penyediaan deep listening.

Adapun informasi yang kita dapat di balik dari setiap trend ini yaitu dapat dukungan dari keterlibatan social yang begitu spesifik yang sesuai dari industrinya. Hasil pada laporan ini juga, menampilkan 70 lebih kontribusi pakar industry serta pemimpin dari tingat regional maupun global. Dari pakar tersebut, adapun beberapa yang terlibat dalam kontribusi ini adalah perusahaan Google SEA and India (Samit Malkani), perusahaan YouGov (Ervin Ha), dan juga ada perusahaan MMA APAC (Tom Simpon).

Pertumbuhan digital pada masa covid-19. Pertumbuhan digital serta naiknya biaya hidup dapat meningkatkan permintaan produk serta layanan yang harganya lebih mudah terjangkau bagi seluruh konsumen. Disaat masa pandemic covid-19, banyak sekali konsumen yang ingin mencoba hal baru seperti platform atau saluran-saluran perbelanjaan seperti online shop or media social. Dari hasil riset yang kita dapat, ada beberapa Negara yang sudah siap untuk mengadopsi perdagangan mereka melalui online shop or media social disbanding Negara-negara lainnya.

Nah, untuk di Kawasan Asia Tenggara ini pada masa pandemic covide-19 lebih banyak menggunakan pembelanjaan online di tahun lalu. Dengan jumlah perdagangan elektronik serta perdagangan melalui media sosial atau online shop, dapat mencapai lebih dari 50% pembelian melalui media online pada tahun 2021. Menurut hasil laporan dari M&C Saatchi Performance. Pada trends ini akan terus berkembang dan berlangsung hingga tahun 2023 bahkan sampai dengan tahun berikutnya.

Pada pembahasan topik ini pun sudah mencapai 5,9 juta percakapan yang direkam dari saluran media social sepanjang tahun lalu di Kawasan Asia Tenggara ini. Di Indonesia sendiri pun mencatatkan bahwa jumlah mention dan ketertarikan tertinggi diantara negara yang dimonitor, dengan pencapaian sebesar 60% dari seluruh percakapan dan ketertarikan terkait topik ini. Selanjutnya pada negara Filipina pun menempati posisi kedua dengan jumlah mention sebesar 24% serta ketertarikan 29% di seluruh Kawasan Asia Tenggara.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone