Mohon tunggu...
Theresia Martini
Theresia Martini Mohon Tunggu... Guru - Guru

Menyukai segala hal yang baru untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan diri

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Melumat Malam Gelap

25 Januari 2023   21:06 Diperbarui: 25 Januari 2023   21:12 204
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://pixabay.com/id

Melumat Gelap Malam 

Di malam sunyi
langkahkan kaki seorang diri
menyusur sepi di gang sapi
sepelemparan batu saja jarak rumah Kong Felix Tani
tampak pedar cahaya menerangi
melumat gelap malam seakan tak berpenghuni
memberi pijar harap di hati
menyisir gulita terpatri
mengajakku kembali                                        
mengecup mesra segala terjadi                  
sepanjang nafas hari ini                  
menggantung harap diri    
yang nyaris hampir mati
menggerogoti celah nadi
atas segala caci maki kau beri
yang tersulut api rasa benci
dan kini sekerat nyali kini kumiliki
merangkak memulung remah niat suci
mengikat erat menjadi satu litani
ditemani purnama berseri
meraih puncak tertinggi
di ketinggian lazuardi

Pangkalpinang, 25 Januari 2023

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone