Mohon tunggu...
Mawa Nahra
Mawa Nahra Mohon Tunggu... Penulis - Harta,Tahta,Menulis.

Hanya bacaan ringan, karena yang berat itu membaca buku tebal berjudul Kamu

Selanjutnya

Tutup

Diary

Semenjak Pak Jokowi Menyebut Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Tertinggi di Dunia, Kini Saya Dianggap Kaya

22 Januari 2023   17:03 Diperbarui: 22 Januari 2023   17:06 79
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Sebagai warga Maluku Utara yang penuh khidmat bertahan hidup dimanado, saya tentu sangat riang gembira mendengar Pujian yang datang dari kota ini terhadap tingkat pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara yang naiknya ugal-ugalan.

 Bagaimana tidak, pak Jokowi menyebut pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara tertinggi didunia. Di masyarakat, apa yang keluar dari mulut pak Jokowi akan sangat melekat diingatan masyarakat.
Pengaruh itulah yang membuat saya sering disuguhi pertanyaan seperti ada info lowongan kerja boss ? Gaji perbulan disana berapa ? hingga Keselamatan kerja disana bagaimana ? Rasa-rasanya saya ingin membuka jasa tanya jawab lowongan kerja.

Parahnya lagi, dibeberapa kesempatan saya selalu disodori pernyataan 'Orang kaya yang sederhana' Sekedar informasi, daerah yang tingkat pertumbuhan ekonomi tinggi tidak selamanya berpengaruh terhadap ketahanan isi dompet penduduknya. Alih-alih kaya, punya tampang orang kaya saja tidak.

Persepsi diatas hadir bukan Tanpa sebab, Maluku Utara dengan segala aktivitas pertambangan yang masif dan investasi yang laris manis kedaerah ini. Membuat orang-orang disekitaran saya menganggap orang Maluku Utara kaya raya, meskipun faktanya daerah di Maluku Utara masih mengeluhkan kemiskinan

Memang benar pertumbuhan ekonomi maluku Utara diatas kertas meningkat, menurut pemerintah berkat Kehadiran aktivitas industri pertambangan. Singkatnya, Berkat investasi warga maluku utara jadi bahagia, berkat investasi pertumbuhan ekonomi meningkat, masyarakat sejahtera dan seterusnya dan seterusnya. Tapi perlu dicatat tidak semua warga asli Maluku utara bersayap uang kertas.

Apalagi cita-cita pemerintahan ingin menjadikan Indonesia sebagai pemain kendaraan listrik kelas dunia, artinya akan ada banyak investor yang melirik ke Maluku Utara guna mendukung pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik. Ini terbukti dengan Rencana investasi bersama BASF - Eramet yang diberi nama proyek Sonic Bay diperkirakan akan meraup nilai investasi Rp 33 triliun dan masuk dalam ekosistem kendaraan listrik. Kedepan permintaan tenaga kerja semakin meningkat karena pastinya akan ada pabrik pemurnian nikel.


Membaca peluang diatas, saya akan mengaminkan jika disebut orang kaya dan tentunya telah menyiapkan kalimat ampuh untuk menjawab pertanyaan terkait lowongan kerja jika ditanya "Siapkan berkasmu kawan, Maluku Utara pangge datang".  

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone