Mohon tunggu...
Yan veraosmana
Yan veraosmana Mohon Tunggu... Wiraswasta - Glang-Glong Swasta

Praktisi Ngerokok lan Ngopi

Selanjutnya

Tutup

Diary

Tak Sudi Menyerah

22 Januari 2023   19:15 Diperbarui: 22 Januari 2023   19:31 22
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Tak Sudi Menyarah Pada Keadaan

Ditengah kegamangan serta penderitaan  hidup ku. Tanpa ada satu pun tangan-tangan mulia, yang mencoba menggapai ku, untuk segera beranjak merangkak naik dari sebuah jurang kenestapaan. Aku pun menangis dan meratapi kehidupan ku.

Ditengah kondisi seperti itu. Aku merasa tertekan dan serba salah dalam menerima takdir hidupku. Sampai-sampai aku pun hendak nengakhirnya.

Namun aku langsung tersentak dan kaget. Sebab, aku manusia lemah yang hidup di jaman sekarang. Dengan segala masalah serta kerumitannya. 

Demi istri tercinta serta masa depan para anak-anak ku. Ku pupuk semangat dalam diriku. Ku cambuk hati dan perasan sedih ku dengan harapan. Dengan berkata aku tak sudi menyerah, aku pun merangkak naik dan naik tanpa merasakan sakitnya seluruh jiwa dan raga ku.

Aku tetap harus melangkah atau berlari. Meski ditengah kehausan dan lemahnya tubuh ku ini. Aku harus berjuang bangkit demi sesuap nasi buat anak istri ku. Aku harus berjuang menggapai harapan.

Aku tak boleh patah arang, aku harus kuat Karena aku harus mampu menanggung ini semua. Sebab, ini beban ku, ini kewajiban ku, dan ini tanggungjawab ku sebagai seorang suami sebagai seorang lelaki.

Meksi begitu parah nasib derita hidup ku. Aku tak sudi berkata menyerah, tak sudi untuk mengangkat tangan tanda tak kuat. Aku harus kuat dan tak memperdulikan hinaan dan cercaan orang. 

Sekarang aku harus terus bergerak demi hidup. Karena kehidupan harus di jalani tanpa keraguan. Terjatuh, terluka serta menderita tak punya apa-apa merupakan sebuah keniscayaan. Kuat ataupun tidak harus dijalani semampunya sesuai kehendak tuhan. 

Berdoa berusaha menghadapi kehidupan yang sulit. Memang harus dijalani terus menerus, karena tuhan tahu dan sangat paham. Kapan dimana untuk apa, mau apa. Memang hidup ku ini sulit.

Mungkin buat semua orang menyebalkan sebab, mereka tak mau hidup menderita. Apalagi sengsara setiap harinya. Tapi bagi ku, yang lemah tapi merasa kuat dan tak mau berputus asa, ini adalah takdir.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone