Mohon tunggu...
Yulisa Widia
Yulisa Widia Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswi Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Saya mempunyai hobi bernyanyi dan berenang selain itu saya menyukai hal-hal yang menantang.

Selanjutnya

Tutup

Seni

Tari Tandak

18 Januari 2023   15:31 Diperbarui: 18 Januari 2023   15:33 75
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Seni. Sumber ilustrasi: Unsplash

Kekayaan Indonesia sangat berlimpah bukan saja terkait kekayaan sumber alamnya bahlan kekayaan budayanya tidak kalah banyaknya. Indonesia dari Sabang hungga Marauke yang terdiri dari 37 provinsi dengan keanekaragaman budayanya, Indonesia yang memiliki sangat banyak kekayaan budaya yang tidak akan ada habisnya jika dikupas satu-satu.

Keanekaragaman tarian Indonesia sudah banyak dikenal dikalangan masyarakat, bukan hanya masyarakat Indonesia  bahkan beberapa tarian daerah yang berasal dari Indonesia ini tidak sedikit dikenal oleh Dunia.

Tarian Tandak, Tarian Tandak merupakan tarian yang berasal dari Sumatera tepatnya Kepulauan Riau. Tandak tergolong dalam jenis tarian pergaulan dan biasanya tarian ini dilakukan oleh penari wanita dan penari pria dengan menggunakan kostum tradisional melayu dan diiringi gerakan-gerakan yang khas.

Keunikan pada tarian tandak ini berada pada konsep pertunjukannya yang dimana merupakan perpaduan antara seni tari dengan sastra, dan selingan atraksi silat.

Tarian ini biasanya ditampilkan dalam berbagai acara baik acara adat untuk penyambutan tamu dan acara budaya. Tarian tandak memiliki makna yakni ungkapan kebahagiaan yang dapat dilihat dati gerakan yang energi sebagai gambarannya.

Tarian tandak sebagai salah satu tarian dari Kepulauan Riau tidak lepas dari pengaruh yang kuat dari adat dan kebiasaan masyarakat suku Melayu. Berdasarkan dengan adanya catatan sejarah, tarian Tandak ini sudah ada jauh dari zaman dahulu yang biasanya digunakan sebagai tari pergaulan untuk para remaja.

Tari tandak ini pada mulanya dijadikan sebagai ajang perjodohan antara pemuda dan pemudi di Daerah Riau. Pada saat zaman dahulu, tarian ini dipentaskan secara rutin disaat masyarakat Riau sudah selelsai panen raya berkisar pada bulan juli hingga oktober. Pementasan Tarian ini biasanya dipentaskan pada malam hari.

Pada tarian tandak ini menggunakan pola lantai, pola lantai yang biasa digunakan pada tarian tandak ini seperti pola lantai garis lurus dan pola lantai melengkung. Pada saat pertama kali memasuki pementasan para penari biasanya akan menggunakan pola lingkaran kemudian biasanya disambil dengan memegang pundak penari.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Seni Selengkapnya
Lihat Seni Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Daftar Partner Kami
Antara News
Viva
Liputan 6
Kompasiana
OkeZone